5 Kejadian Ini Ternyata Berperan Penting Dalam Pembentukan Karakter Seseorang Hingga Ia Dewasa. Jangan Buru-Buru Ngejudge, Ini Penyebabnya

Please log in or register to like posts.
News

Teman Zeru, apakah kamu pernah memiliki teman yang insecure sama dirinya sendiri. Selalu menganggap dirinya nggak sehebat orang lain. Mereka cenderung nggak percaya diri dan merasa mereka nggak pantas untuk mendapatkan ini dan itu. Padahal, sebagai temannya kamu melihat hal yang luar biasa dalam diri dia.

Jangan buru-buru nge-judge mereka. Faktanya, dalam buku The 5 Wounds That Keep You from Being Yourself , Lisa Bourbeau, si penulis mengungkapkan bahwa terdapat lima luka batin di masa kecil yang bisa dibawa oleh sebagian orang seumur hidupnya.

 

Takut ditinggalkan

Source: well.blogs.nytimes.com

Tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang ingin ditinggalkan. Perasaan pernah ditinggalkan oleh orang tersayang atau orang terdekat di masa kecil biasanya sangat membekas hingga orang tersebut bertumbuh besar. Coba saja bayangkan bagaimana seorang anak diabaikan atau ditinggalkan. Ia pasti ketakutan dan juga merasa sedih karena tidak dipedulikan. Saat ia sudah dewasa, ia cenderung merasa takut sendirian, terisolasi, dan nggak ada yang melindungi.

 

Takut ditolak

Source: theladders.com

Tahukah kalian kebanyakan perasaan tertolak yang timbul dalam diri seseorang itu berasal dari keluarganya sendiri. Seseorang bisa merasa tertolak karena penampilannya, latar belakangnya, atau karena hal-hal pribadi yang berkenaan langsung pada dirinya. Akibatnya, mereka tumbuh menjadi orang yang memiliki gambar diri yang buruk, cenderung pemalu, menarik diri, dan sulit dipahami.

 

Labelling

Source: blogs.infobae.com

Jika sejak kecil kamu sering mendengar kata-kata bodoh, jelek, hitam, ompong dan hinaan lainnya, maka sadar nggak sadar kata-kata itu akan tertanam dalam pikiran dan hati. Hinaan atau pemberian label seperti ini bisa membuat seseorang merasa nggak berharga, bahkan sampai ia beranjak dewasa. Nah, jadi hati-hatilah ketika kamu berkata pada temanmu.

 

Ingkar janji

Inilah sebabnya kenapa banyak orang tidak mudah percaya pada orang lain. Sejak ia kecil, ia pernah dan mungkin sering merasa dikhianati oleh janji. Janji orangtua, guru, temannya, dan banyak lagi. Pengalaman ingkar janji ini membuat dirinya merasa dikhianati. Akibatnya, ia menjadi seseorang dengan pemikiran negatif, mudah curiga, nggak gampang percaya, dan bisa juga menjadi seseorang yang mudah iri karena apa yang dijanjikan padanya tidak dia dapatkan.

 

Perlakuan Nggak Adil

Source: independent.co.uk

Perasaan dibanding-bandingkan, menerima perlakuan yang nggak adil dan selalu disalahkan, terutama jika pengasuh bersikap dingin dan otoriter bisa membuat anak merasa nggak adil. Hal ini akhirnya membuat anak menjadi pribadi yang cenderung merasa nggak dihargai, kurang dianggap, dan merasa kalau hidup ini nggak adil. Mereka hanya melihat sesuatu itu salah dan benar, mereka juga tumbuh menjadi orang yang kaku. 

Lalu, jika temanmu atau dirimu sendiri mengalami hal ini, apa yang bisa kita lakukan? Berdamailah. Berdamai dengan diri sendiri bisa membantu membalut luka lama kamu. Kamu harus yakin dan percaya bahwa kamu adalah apa yang dikatakan oleh penciptamu, bukan kata orang lain. Bagikanlah ceritamu pada orang yang bisa kamu percaya, sehingga mereka bisa membantu kamu. 

(ERN)

Cover: www.qygjxz.com

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *