Mau Panjang Umur? Sontek Resep Hidup Sehat Ratu Elizabeth II. Nggak Gampang, Tapi Dijamin Bisa Membuat Kamu Lebih Sehat

Please log in or register to like posts.
News

Berkuasa sejak 2 June 1953 hingga saat ini, bisa dikatakan Ratu Elizabeth II merupakan penguasa terlama dalam monarki ini. Hingga di usianya yang ke-92, nenek dari Pangeran William dan Harry ini terlihat masih sangat segar bugar dan jauh dari kata sakit. Bukan tanpa usaha, Sang Ratu ternyata punya rahasia, lho.  Inilah yang biasa dikonsumsi Ratu menurut Darren McGrady, sang Royal Chef, yang disadur dari Business Insider.

Source: Vebma.com

Ratu Elizabeth II anti makan tepung-tepungan

Source: thehungryhutch.com

Kamu-kamu yang saat ini menikmati makanan berbahan dasar tepung, sebaiknya mulai mengurangi jumlah pengonsumsiannya. Ratu benar-benar nggak mengonsumsi makanan seperti pasta ataupun roti tawar. Namun, Ratu masih mengonsumsi roti gandum, kok. Makanan yang diolah dari bahan dasar tepung akan mudah sekali diproses oleh tubuh sehingga cepat meningkatkan gula darah dalam tubuh. Trus Ratu makan apa dong? Ratu mengonsumsi banyak sayuran seperti salad, ikan bakar, atau ayam dengan dua sayuran yang menemaninya.

 

Selain tepung, Ratu juga menghindari kentang

Source: geniuskitchen.com

Kentang diketahui mengandung banyak kandungan pati di dalamnya. Waktu kamu mengonsumsi kentang terlalu banyak, ini bisa menyebabkan kamu mengalami tekanan darah tinggi dalam jangka waktu panjang. Kentang sendiri diketahui memiliki indeks glikemik atau kecepatan makanan diserap darah yang lebih tinggi daripada sayuran lainnya. Kebayang kan bagaimana jadinya kalau kamu terlalu banyak mengonsumsi kentang goreng?

 

Menghindari daging setengah matang

Source: dailyedge.ie

Daging yang matang menjadi favorit Sang Ratu. Bagi Ratu Elizabeth II, daging yang matang sempurna menjadi pilihan yang aman karena jauh dari berbagai bakteri dan organisme jahat. Tentu saja ini yang melindungi kesehatan Ratu dari berbagai gangguan kesehatan.

 

Tidak sembarangan mengonsumsi telur

Source: mysweetketo.com

Ratu lebih menyukai telur dengan cangkang berwarna cokelat ketimbang berwarna putih. Deana Jones, pakar teknologi Departemen Pertanian Amerika Serikat, mengatakan kalau telur bercangkang cokelat membutuhkan banyak nutrisi dan energi untuk dibuat daripada telur warna putih. Selain itu, telur bercangkang cokelat juga memiliki bentuk yang lebih besar.

 

Nggak banyak makan bawang-bawangan

Source: bbcgoodfood.com

Kalau di Indonesia, semua makanan hampir selalu menggunakan bawang-bawangan. Tapi, demi napas segar Ratu Elizabeth membatasi konsumsi bawang-bawangan. Terkhusus ketika ia akan bertemu seseorang.

 

Memisahkan pinggiran roti gandum dan lebih suka mengonsumsi bagian tengahnya sebagai sandwich

Source: thesmallcaterer.com

 

Saat Ratu ingin menikmati roti gandum bersama teh, ia selalu meminta kokinya memotong pinggiran roti gandum tersebut. Ratu Elizabeth II sendiri menyukai sandwich tuna dengan mentega, mayones, irisan mentimun tipis, dan sedikit lada.

 

Mengonsumsi buah sesuai musimnya

Source: dishingjh.com

Untuk urusan buah lain lagi ceritanya. Ternyata, Ratu paling anti menikmati buah yang nggak sesuai dengan musimnya atau yang nggak organik, lho. Karena buah yang matang pada pohonnya tentu lebih baik daripada buah yang menggunakan rekayasa atau bahan kimia lainnya.

 

Minum teh tanpa gula

Source: drinkpreneur.com

Siapa di antara kamu yang nggak bisa lepas dari es teh manis? Apalagi saat kamu merasa benar-benar haus, es teh manis selalu jadi pilihan yang nggak ada duanya. Tapi, untuk Sang Ratu teh tanpa gula merupakan sebuah tradisi turun temurun. Lagipula, mengonsumsi gula secara berlebihan pun dapat mengakibatkan tumpukan lemak khususnya di perut kamu. Ditambah lagi kamu akan semakin mudar terserang diabetes.

Bagaimana, sederhana saja kan tipsnya? Ditambah dengan olahraga dijamin tubuhmu bisa semakin bugar.

(ERN)

Cover: cookinglight.com

Reactions

5
1
0
0
1
0
Already reacted for this post.

Reactions

5
1
1

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *