Sering Digigit Nyamuk? Ini Lho Alasannya. Bukan Hanya Karena Kamu Belum Mandi

Please log in or register to like posts.
News

“Ih, darah kamu manis ya? Itu nyamuk pada nempel semua sama kamu.” Pernah nggak sih dengar kalimat ini? Sebenarnya, nggak cuma karena itu. Banyak alasan yang bisa menyebabkan nyamuk “jatuh cinta” sama kamu.

Ini nih, beberapa ciri yang disukai nyamuk. Siapa tahu kamu termasuk di dalamnya, jadi paham kan kenapa nyamuk ngikutin kamu terus.

Golongan darah O

Nyamuk tuh paling suka sama si O. Karena golongan darah ini memiliki jenis protein yang dianggap paling baik. Ini ditulis dalam Journal of Medical Entomology pada tahun 2004. Terutama nyamuk betina, sebab si nyamuk betina membutuhkan serum protein yang terkandung di dalam darah untuk menghidupi telurnya. Si nyamuk akan mengenali golongan darah ini berdasarkan aroma tubuh yang kamu keluarkan.

 

Warna gelap

Yup, nyamuk suka banget sama yang gelap-gelap. Ini alasannya kenapa dia lebih sering berputar-putar di atas kepala kamu yang rambutnya berwarna gelap. Selain warna rambut, ruangan gelap dan baju berwarna gelap juga menjadi favoritnya.

 

Bertubuh besar

Kok bisa orang-orang dengan berat badan berlebih dan bertubuh besar sering dihinggapi nyamuk? Penyebab utamanya adalah mereka lebih banyak mengeluarkan karbon dioksida. Selain itu, orang dengan tubuh yang besar dan memiliki berat badan berlebih memiliki suhu tubuh yang lebih hangat.Jadi, nggak heran kalau kamu yang memiliki tubuh lebih besar dibanding teman-teman kamu, akan menjadi sasaran utama si nyamuk.

 

Malas bersih-bersih

Nah, ini nih… penyakit yang paling sering terjadi dan menyebabkan nyamuk doyan sama kamu. Waktu kamu malas mandi, tubuhmu akan penuh dengan bakteri yang berkaitan dengan keringat, rasa lelah dan efek stres. Aroma tubuh kamu yang asem ini, yang bikin nyamuk jatuh cinta. Sebaliknya waktu kamu sudah mandi dengan sabun yang wangi, nyamuk pasti jauh dari kamu akibat aroma dari sabun mandi.

 

Daerah panas dan suhu tubuh yang panas

Coba perhatikan, nyamuk itu lebih banyak ditemukan pada daerah yang memiliki suhu tinggi. Kenapa? Karena mereka yang tinggal di daerah panas memancarkan suhu tubuh lebih tinggi karena aktivitas fisik atau kadar stres yang lebih tinggi. Kenaikan suhu ini akan memancarkan efek radiasi panas di sekitar tubuh. Tetapi, hal ini nggak berlaku waktu suhu tubuh kamu sangat tinggi seperti waktu kamu sedang demam.

Jadi, sekarang sudah tahu kan alasannya?

Cover: istock

Reactions

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *