Stop Lakukan Hal Ini Sekarang Juga Kalau Nggak Mau Masa Depan Kamu Jadi Sia-Sia. Terbukti Ampuh, Lho.

Please log in or register to like posts.
News

Dalam hidup ini kamu pasti punya kebiasaan yang baik dan nggak baik. Yang baik sudah pasti diajarkan kepada kita sejak dari masih kecil oleh keluarga kita.  Lalu darimana datangnya kebiasaan yang nggak baik? Tanpa sadar dari hal-hal yang kita lihat sehari-hari di lingkungan dan pergaulan kita.

Dimulai dari sekali, dua kali, namun akhirnya keterusan jadi kebiasaan. Bisa jadi kita sadar atau nggak sadar juga saat melakukannya. Sampai akhirnya kita menyesal karena nggak menghentikannya sejak awal. Apa saja sih kebiasaan nggak baik itu?

 

Lari dari masalah

Source: www.athriftydiva.com

Namanya juga masih hidup, kita pasti nggak akan lepas dari masalah baik besar atau pun kecil. Teman Zeru, biasanya masalah itu ada untuk membawa kamu lebih dewasa. Sadar nggak ketika kamu belum lulus di satu masalah, masalah serupa akan terus datang karena kamu belum tahu trik atau solusinya. Jadi, berhentilah untuk lari dari masalah.

 

Sibuk mendengar apa kata orang tentang kamu

Source: Freepik

Kata orang kamu anaknya nggak bisa apa-apa, kata orang kamu cupu, nggak keren. Tapi, kamu sadar kamu itu bisa melukis, bisa menghasilkan karya, dan enak diajak bicara. Lalu, yang mana yang akan kamu fokuskan? Masa iya kamu lebih peduli apa kata orang tentang kamu dan nggak mengembangkan potensi yang kamu punya hanya karena eksistensi? Please, jangan sampai ya.

 

Fokus pada masa lalu

Source: Shutterstock

Semua orang pernah melakukan kesalahan di masa lalu. Tetapi, nggak semua orang berhasil melewati prosesnya serta berhasil memandang ke masa depan. So, berhentilah menyesali apa yang pernah terjadi dan fokuskan tujuan hidupmu ke masa depan. Baik atau tidaknya masa depan kamu tergantung pada keputusan kamu saat ini, lho. Jadi, masih mau melihat ke belakang?

 

Caper alias cari perhatian sama musuh

Source: Shutterstock

Di mana pointnya? Kamu nggak akan mendapatkan hidup tenang hanya karena bikin musuh kamu sirik sama kamu. Menunjukkan kamu lebih dari mereka untuk tujuan yang nggak baik? Hmm.. Coba pikirkan lagi, deh. Akan lebih baik kalau kamu menggunakan waktunya untuk mengembangkan potensi kamu dan menikmati hidup yang berkualitas dengan keluarga kamu.

 

Menggantungkan kebahagiaan pada orang lain

Source: patheos.com

Kamu lebih bahagia ketika sahabat atau pacar kamu bersama kamu. Kamu lebih bahagia ketika ada orang lain yang melakukan sesuatu untuk kamu. Saat mereka nggak ada, rasanya dunia kamu hampa sampai-sampai kamu nggak tahu harus apa. Teman Zeru, apa yang membuat kamu bahagia seharusnya tergantung pada diri kamu sendiri. Jika kamu meletakkannya pada orang lain, mereka bisa saja mengecewakan. So, coba mulai pikirkan hal-hal yang membuat kamu bahagia dari dalam hatimu dan bukan karena orang lain.

 

Nggak sadar sama prestasi, fokus pada kegagalan

Source: Freepik

Apakah kamu pernah merasakan terpuruk hanya karena satu peristiwa kegagalan? Hal ini membuat kamu sedih berlarut-larut. Padahal masih banyak hal yang bisa membuat kamu bahagia namun kamu nggak sadar. Coba ingat-ingat lagi, prestasi apa saja yang sudah kamu lakukan di waktu lalu yang seharusnya kamu rayakan?

 

Membandingkan diri dengan pencapaian orang lain

Source: patheos.com

Nggak perlu sibuk membandingkan tujuan hidup kamu dengan tujuan hidup orang lain karena setiap orang diciptakan unik dan memiliki misi hidupnya masing-masing. Kalau memang belum tahu apa cita-cita atau apa yang ingin kamu kerjakan, fokuslah untuk menemukannya. Kalau kamu terus membandingkan, yang ada kamu hanya akan sakit hati dan kecewa karena kamu nggak akan pernah bisa sama dengan orang lain.

Bagaimana? Apakah kamu memiliki kebiasaan-kebiasaan ini? Berubah, yuk!

(ERN)

Source: Freepik

Reactions

4
1
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

4
1

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *